Pembentukan kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Alam Bahari

0
145

Belopa,Target-Luwu merupakan sebagian besar wilayahnya di kelilingi perairan,hamparan air  dan keanekaragaman biotanya merupakan potensi yang dapat mensejahterakan   jika dikelola dengan baik baik.

Namun dibalik potensi tersebut ada tantangan pengelolaan sumberdaya pesisir  yang tak rama lingkungan yakni  maraknya pengeboman ikan.rusaknya mangrove

Terkait persoalan tersebut, dari dinas perikanan sangat mengapresiasi inisiatif masyarakat membentuk kelompok pengawas pesisir”kami sangat berterimakasih atas kepedulian tokoh masyarakat dan LSM terhadap lingkungan pesisir.

Dengan dibentuknya kelompok Pokmaswas dapat membantu pengawasan sumberdaya alam pesisir dan kelautan secara  optimal bertanggung jawab serta lestari ungkap, Agung Jaya dari dinas perikanan, jumat 30/3/2018

Sementara Surhana S.Pi  penyuluh perikanan menyampaiakn  Pokmaswas merupakan kelompok masyarakat yang melakukan pengawasan terhadap berlangsungnya pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan. Merujuk Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : KEP.58/MEN/2001 tentang Tata Cara Pelaksanaan Sistem Pengawasan Masyarakat dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan dijelaskan bahwa Pokmaswas merupakan pelaksana pengawasan  ditingkat lapangan yang terdiri dari unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, nelayan, petani ikan serta masyarakat maritim lainnya. Jelas.

Pembentukan Pokmaswas berawal dari inisiatif masyarakat yang di fasilitasi unsur pemerintah daerah dan dikordinasi LSM

“Lahirnya Pokmaswas berangkat keperihatinan pada penangkapan ikan yang tak rama lingkungan (ilegal fishing) serta kesadaran bahwa tingkat partisipasi aktif masyarakat adalah kunci bagi keberhasilan pengawasan sumberdaya alam kelautan papar, Aris selaku ketua LSM

Hadir dalam acara pembentukan kelompok masyarakat pengawas( Pokmaswas) Alam Bahari  yakni, Ade
Nilakanti,S.Pi, penyuluh dinas perikanan, Mas’ang kadus Benteng,Nurdin Ketua BPD lauwa,  tokoh masyarakat lauwa.lsm Bara RI, wartawan media LIBER Indonesia dan media online Target Berita.(mata.12)