Jakarta Fashion Week 2016 Dibuka, Ria Miranda Sajikan Koleksi Bertema Minang

0
263

Jakarta Fashion Week (JFW) 2016 telah dibuka pada Sabtu kemarin. Rencananya acara berlangsung hingga 30 Oktober 2015 di Senayan City, Jakarta. Di perhelatan akbar dunia fashion tersebut akan disajikan berbagai koleksi terbaru dari para desainer dalam dan luar negeri.  Acara ini dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok berharap event ini mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi domestik.

“SAYA MENYAMBUT BAIK DISELENGGARAKANNYA JAKARTA FASHION WEEK. INI JUGA SEBAGAI BAGIAN DARI ENJOY JAKARTA, DIMANA BISA MENJADI SALAH SATU PENGGERAK PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL,” KATA AHOK.

Dari ratusan desainer yag berpartisipasi, salah satunya dalah Ria Miranda. Dalam kesempatan kali ini, dirinya mengusung tema Minang sebagai koleksi Spring Summer 2016. Baginya ada kekuatan khas dalam rancangannnya tersebut yang dibalut dengan aksen modern. “Sosok wanita Minang akan terlihat dalam siluet busana rancanganku, tentunya dengan sentuhan modern yang sengaja ditujukan untuk pasar lebih luas sehingga disebut Modest Wear,” ujar Ria seperti dikutip dari laman Dream. Ria punya hasrat menampilkan imajinasinya yang  menceritakan warisan dan tradisi budaya khas Minang. Misalnya kekayaan alamnya, rumah gadang, pakaian tradisional songket yang merujuk pada kekhasan Sumatra Barat.

“WARISAN INI ADALAH PENINGGALAN YANG SEHARUSNYA TERUS DILESTARIKAN KEMUDIAN DIKEMBANGKAN LEBIH LUAS,” UNGKAPNYA.

Busananya nanti didominasi modern a-line yang dipadu warna lembut dengan taburan kristal Swarovski. Penggunaan border makin menambah elegan dan fashionable koleksinya itu.

“PILIHAN BUSANA AKAN DIDOMINASI DENGAN A-LINE, SLIM FIT DENGAN WARNA LEMBUT SEPERTI PINK, DUSTY PINK, UNGU TUA DAN COKLAT. EKSPLORASI AKAN TERLIHAT PADA DETAIL TABURAN PAYET, SWAROVSKI DAN TEKNIK BORDIR YANG MENDOMINASI DENGAN MOTIF KHAS MINANG,” TUTURNYA.

Dilibatkan pula dengan bahan lokal seperti songket, satin dan sutera. Dengan begitu busana pun menjadi tampak mewah.

Sumber: sidomi