Permandian Obyek Wisata Buntu Pasi Kab.Luwu

0
35

Luwu,Target, Berita,com – Kabar gembira Pembangunan obyek wisata permandian didusun buntu pasi desa buntu pasi kec.larompong kab.luwu akan dibuka tahun 2018
Pembangunan obyek wisata ini, dibangun Oleh Bapak H. Azis bekerja sama anaknya yang bernama Arwan, dia seorang pengusaha yang sukses di daerah timika , pembangunan wisata permandian ini dibantu Dais, selaku kepala Desa Buntu Pasi, karena mengembangkan wisata, berdasarkan peraturan daerah nomor 2 th 2009.
Kemudian H. Azis asal Enrekan Beliau mempunyai perusahaan nama perusahaannya PT Timika raya
Bangunan obyek wista ini memakai dengan anggaran kurang lebih Rp. 28 Miliar ,dan wisata permandian rencananya akan dibuka bulan 4 – 2018, dan bangunan areal diatas lokasi totalnya seluas 5 hektar,
Tempat Wisata permandian ini di lengkapi dengan sarana persarana, lokasi parkiran kendaraan seluas 2 hektar. dan juga ada untuk tempat beribadah dll.

Obyek permandian Buntu pasi ini, dari jalan poros lewat desa komba sekitar 3 Km, kalau lewat desa keppe sekitar 5 KM,
Akses Jalan masuk permandian buntu pasi akan dibangun jalan Rabat Beton sekitar 7 KM,
Pokoknya tempat wisata permandian ini sangat bagus dan indah pemandangannya dikelilingi Pegunungan yang sejuk dan juga pohon bua buahan seperti pohon durian montong emas, buah lansat,buah rambutan dan bua buahan yang lainnya.

H.Azis, seorang pengusaha dan analisis usaha pariwisata mengatakan, konsep pembangunan wisata tanpa pengaruhi keseimbangan alam diperlukan. Kemandirian masyarakat dalam menggali potensi, sebagai terobosan baru untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dibutuhkan.

“Sementara M.Dais,S.Ag. sebagai kepala Desa Buntu Pasi Kecamatan Larompong kab.Luwu, Sesuai peraturan menteri kebudayaan dan pariwisata tentang pedoman program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri wisata, dalam percepatan penanggulangan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja setidaknya telah dilakukan, katanya. Pengembangan wisata alam dan wisata budaya dalam perspektif kemandirian lokal merupakan perwujudan interkoneksitas dalam tatanan masyarakat yang dilakukan secara mandiri oleh tatanan itu sendiri guna meningkatkan kualitas tatanan dengan tetap memelihara kelestarian alam dan nilai-nilai budaya lokal, serta obyek wisata alam dan wisata budaya yang ada. Selama ini pengembangan pariwisata daerah ditujukan untuk mengembangkan potensi lokal yang bersumber dari alam, sosial budaya ataupun ekonomi guna memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini masyarakat lokal yang akan membangun, memiliki dan mengelola langsung fasilitas wisata serta pelayanannya, sehingga dengan demikian masyarakat diharapkan dapat menerima secara langsung keuntungan ekonomi dan mengurangi urbanisasi, ungkap Dais.

“Huh.Rum selaku wartawan “LIBER” melihat tempat obyek wisata permandian ini kelilingi panorama keindahan alamnya yang bagus dan sejuk bagi para pengunjung.Apalagi lokasinya sangat strategis tidak jauh dari pusat kota.Sehingga bisa memudahkan para pengunjung untuk datang.
Akses pintu masuk pun saat ini memiliki dua akses pintu masuk, masing-masing akses dari depan melalui jalan  Keppe (Deasa Rante Belu) dan Desa Komba kecamatan Larompong Kabupateng Luwu, jelas(Muh. Rum)