Ada Oknum Jaksa di Luwu Minta Uang, Untuk Apa Yah…?

0
186
Luwu, Target Berita–Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari)Belopa diduga meminta uang ke beberapa Kepala Desa yang ada diwilayah Kabupaten Luwu,Hal tersebut di ungkapkan oleh Ketua Umum LSM Gerakan Pemersatu Bangsa Republik Indonesia(GPB-RI) Kabupaten Luwu Faldi Hayun.Jumat 16/06/2017.http://sumber. s

Menurut Faldi Hayun,dari hasil investigasi yang didapatkannya dilapangan,diantara 36 Kades maupun sekdes yang pernah di periksa satu persatu oleh pihak kejari Luwu pada awal tahun 2017 belum lama ini mengaku terpaksa memberikan uang dengan jumlah berpariasi mulai Rp.15 Juta hingga Rp.50 Juta Kepada Jaksa inisial AG tepatnya diruang kerja Jaksa AG tersebut.

Ironisnya lagi ketika para Kades maupun Sekdes yang hendak masuk diruangan Jaksa terlebih dahulu harus menitip semua bawaan berupa HP dan Tas kerja di lemari piket Kejaksaan,kutip Fadly dari pengakuan Kades

Lanjut,Faldi menambahkan sebelum beberapa Kades memberikan uang tersebut terlebih dahulu anggota dari Jaksa inisial AG sebelumnya turun menemui para Kades dan mengarahkannya secara lisan ke kantor kejaksaan belopa dengan tujuan yang tidak jelas.

Bahkan menurut fadly Hayun informasi yang didapatkan dari Kades yang enggan di publikasikan namanya menyebutkan anggota Jaksa inisial AG juga memberikan pertanyaan sekaligus bahasa tekanan dan pilihan kepada kepala desa “Bagimana Pakde dilanjutkan atau diamankan” ungkapnya

Dengan adanya kejadian dirinya selaku Ketua LSM GPB-R,sangat menyayangkan sikap para kelompok oknum Kejaksaan belopa tersebut terhadap pemerintah desa di Kabupaten Luwu.

Dirinya menambahkan dengan adanya kejadian seperti ini dirinya berharap agar Pihak Kejaksaan Tinggi(Kajati)dan Pihak Kejaksaan Agung(Kajagung)agar turun menindak lanjuti persoalan ini yang dimana telah meresahkan beberapa Kades yang ada di Kabupaten Luwu.

Hingga diterbitkannya berita ini pihak terkait (oknum Kejaksaan Luwu) masih dalam upaya konfirmasi (Hd)

 sumber:sawerigadingnews