Eksekusi Tanah Tak Berprikemanusiaan Terjadi di Pattalasang

0
33

Gowa,Target Berita – Nurhasan Se Keluarga tak tahu malam ini harus nginap dimana, pasalnya rumah mendiang orang tua Masere dg Marrang yang terletak di Desa Jenemadinging, Kecamatan Pattalasang Kabupaten Gowa digusur hingga rata dengan tanah. Selasa pagi (10/04/2018) dikutip Infoindotim

Berdasarkan surat keputusan eksekusi pengadilan sungguminasa Nomor 9/pdt/2005/PN SUNGG

Isi surat ketua PN Sungguminasa tanggal 2 April 2018, yang memerintahkan untuk melaksanakan eksekusi obyek sengketa berupa satu petak tanah kering (perumahan) seluas kurang lebih 17 are (0,17) Ha), persil 15 di kohir Nomor 492 C. 1 atas nama Sangkala Bin Sado.

Keluarga korban eksekusi hanya mampu mengambil buku dibalik rumah yang telah dirobohkan
Penggusuran dilakukan dengan tak berprikemanusiaan pasalnya ketika alat berat menghancurkan tiga rumah rata dengan tanah, pihak aparat serta kepala Desa yang hadir tidak mengizinkan pemilik rumah untuk mengambil barang-barang yang masih berada didalam rumah tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Nurhasan (39 tahun) yang berada tak jauh di tempat kejadian pembongkaran tiga rumah miliknya serta milik Dg Manca dan Dg Jintan.

” Kami sudah berupaya meminta izin untuk dapat menyelamatkan barang-barang yang ada didalam rumah akan tetapi mereka tidak mempebolehkan untuk masuk ke rumah kami, ” ujar Nurhadan yang didampingi AMP

Ia juga menambahkan, ” Surat eksekusi dari pengadilan Negeri Sungguminasa mungkin sudah tepat dalan bunyi putusan satu petak tanah kering (perumahan) seluas kurang lebih 17 are (0,17) Ha), persil 15 di kohir Nomor 492 C. 1 atas nama Sangkala Bin Sado.

” Akan tetapi bukan disini lokasi nya karena tanah ini peninggalan orang tua kami dan tidak pernah kami jual ataupun gadaikan pada siapapun tapi kenapa ada yang gugat. ” beber Nurhasan dengan mata berkaca-kaca. (*)