Kasi Intel Kejaksaan Luwu Bantah Jika Pihaknya Minta Uang Kepada Kades

0
163

Luwu Target Berita – Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Luwu ( Belopa) yang diduga meminta uang ke beberapa Kepala Desa yang ada diwilayah Kabupaten Luwu, oleh Anggota LSM beberapa hari lalu ,Jumat 16/06/2017 di bantahkan oleh Kasi Intel Kejari Luwu. Senin 19/06/2017.

Menurut Kasi Intel Kejari Luwu, Agus Salim yang mewakili institusi tempatnya bertugas bahwa 36 Kades maupun sekdes yang telah menjalani pemeriksaan oleh pihak Kejari Luwu pada awal tahun 2017 belum lama ini adalah tidak benar adanya, dimana sebelumnya disinyalir telah menerima uang dengan jumlah yang berpariasi mulai Rp.15 Juta hingga Rp.50 Juta Kepada Jaksa inisial AG.

‘’ Atas nama Institusi saya, Kejari Luwu, saya katakan dengan tegas bahwa apa yang di sangkahkan atau didugakan kepada pihak kami, Kejaksaan Luwu, itu tidak benar, andaikan hal itu kami lakukan maka saya sudah pasti kaya.’’ Ucap Kasi Intel Luwu Agus Salim, kemarin mlam, Minggu 18/06/2017.

Adapun barang bawaan berupa HP dan tas kerja yang dibawa para oknum terperiksa dititip pada piket jaga, Agus Salim mengatakan , jika itu lakukan agar pemeriksaan tidak terganggu dan berjalan dengan baik.

‘’ Demikian halnya dengan bara bawaan mereka, berupa Hp, serta barang lainnya kita arahkan untuk dititip pada piket, semuannya itu agar pemeriksaan dapat berjalan baik tanpa adanya gangguan.’’Tutur Kasi Intel Kejari Luwu.

Agus Salim menambahkan bahwa, seorang jaksa yang sedang kelapangan melakukan fungsi pengawasan dan menemukan hal yang patut curigai terjadi penyalahgunaan di desa maka dapat melakukan pemanggilan kepada pihak yang dicurigai untuk dimintai keterangan.

‘’ketika kami ke lapangan dan menemukan hal yang mencurigakan akan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran negara di desa maka kami akan melakukan pemanngilan kepada instansi terkait guna dimintai keterangannya.’’ Terang Agus Salim.

Guna membuktikan apa yang disangkakan pada dirinya (Agus Salim – red) tidaklah benar, maka dalam waktu dekat akan melakukan konfrensi pers sebagai bukti jika Kejaksaan Luwu serius dan tidak main-main dalam menegakkan hukum, apalagi menerima suap dari terperiksa sebagai imbalan jasa untuk menutup kasus. | AWI

 sumber,sawerigadingnews