Pembakaran Gedung DPRD dan Massa Juga Pukuli Pegawai dan Anaknya

0
412

Gowa,Target Berita – Aksi penyerangan massa diduga pendukung Andi Maddusila. Tak hanya melakukan pembakaran kantor DPRD Kabupaten Gowa, Senin (26/9). Mereka juga memukuli beberapa pegawai DPRD yang ditemui saat melakukan penyerangan.

Bahkan salah satu pegawai, yakni Kepala Bidang Perundang-undangan Sekretariat DPRD, H Arifin, dipukuli bersama anak (Arifin) dan adiknya (Agus) yang kebetulan berada di DPRD. Anak dan adiknya ikut jadi bulan-bulanan massa setelah melindungi Arifin dari amukan massa yang melakukan penyerangan.

“Saya yang duluan dikepung, mungkin ada sekitar 10 orang yang mencoba mengerumuni saya,” cerita Arifin memaparkan kronologi peristiwa pemukulan.

“Mereka menarik-narik sampe lambang-lambang yang terpasang di baju dinas saya copot. Ada pukulan juga di punggung belakangku sampai saya jatuh ditanah. Waktu mulaima dipukul datangmi adik sama anakku coba lindungika,” tuturnya lagi.

Lebih jauh Arifin menjelaskan, pemukulan atas anak dan adiknya, setelah mereka melindunginya. “Mereka (anak dan adiknya) melindungi saya, setelah dupukuli sampai jatuh ke tanah. Jadi mereka yang lebih keras pukulan yang dirasakan. Muka sama badannya dipukul sama massa yang kelilingi kami,” jelasnya.

Kejadian ini sendiri berawal ketika massa yang bermaksud melakukan aksi demonstrasi ini langsung masuk ke gedung DPRD dan melakukan pengrusakan dan pembakaran. Massa menggunakan penutup wajah dan memakai penutup kepala passapu/patonro yang lazim digunakan oleh massa yang selama ini mendukung Andi Maddusila.

“Massa masuk kedalam kantor mengusir semua yang ada dalam kantor. Mereka mengancam dan berteriak-teriak. Ada yang bawa parang dan badik,” jelas Arifin juga.

Bukan cuma itu, beberapa kendaraan yang terparkir di halaman kantor juga dirusak oleh massa. Hal itulah, lanjut Arifin, yang mengawali pengeroyokan pada dirinya saat meminta massa tidak merusak kendaraan yang parkir.

sumber:http://rakyatsulsel.com/